Home » News » Cerita Mahasiswa Termuda FK Unair

Cerita Mahasiswa Termuda FK Unair

Menjadi seorang dokter adalah cita-cita yang sudah tertanam di benak Rania Tasya Ifadha sejak kecil. Cita-cita ini mulai terwujud ketika di usia yang baru menginjak 15 tahun, Rania berhasil menjadi salah satu calon mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Airlangga (Unair). Bahkan, dia meraih predikat mahasiswa termuda.

“Pertama sih, ada tekad dalam diri sendiri. Dari kecil saya ingin menjadi dokter, apalagi Pendidikan Dokter UNAIR memiliki akreditasi A. Selain memang sudah minat, saya juga ingin mencoba ke tempat lain yang jauh dari rumah,” ungkap Rania seperti dilansir dari laman Unair, Senin (6/6/2016).

Gadis asli Semarang tersebut menempuh pendidikan sejak usia amat belia. Di umur dua tahun, dia mulai mengikuti pendidikan anak usia dini (PAUD). Kemudian, dia masuk SD di usia lima tahun. Pada jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), Rania tertarik untuk mencoba di jenjang akselerasi. Hingga akhirnya, dia pun diterima.

“Waktu SD-nya belum akselerasi. Pas SMP, saya ingin mencoba. Alhamdulillah, diterima. Kok, SMA ingin lagi. Ya saya daftar,” ucapnya.

Rania berharap agar studinya di Unair bisa berjalan dengan lancar. Sehingga cita-citanya mejadi seorang dokter yang bisa mengabdi pada masyarakat bisa terwujud.

“Semoga saya bisa menjadi dokter yang baik, menjalankan amanah, dan bisa membantu orang,” tambahnya.

Sumber : http://news.okezone.com/read/2016/06/06/65/1407347/cerita-mahasiswa-termuda-fk-unair#_=_

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *